Welcome, Guest
You have to register before you can post on our site.

Username
  

Password
  





Search Forums

(Advanced Search)

Forum Statistics
» Members: 1,881
» Latest member: agen333
» Forum threads: 695
» Forum posts: 4,254

Full Statistics

Online Users
There are currently 31 online users.
» 0 Member(s) | 31 Guest(s)

Latest Threads
12onlinegaming | Situs Ta...
Forum: Pertanyaan, Saran Dan Kritik
Last Post: linawijaya
7 hours ago
» Replies: 48
» Views: 875
12onlinegaming - Situs Re...
Forum: Joke Forum
Last Post: linawijaya
Yesterday, 07:34
» Replies: 37
» Views: 593
12onlinegaming - Bandar d...
Forum: Pertanyaan, Saran Dan Kritik
Last Post: linawijaya
Tuesday, 19 February 2019, 07:14
» Replies: 48
» Views: 849
AGEN333.NET - Agen Bola R...
Forum: Pertanyaan, Saran Dan Kritik
Last Post: agen333
Thursday, 14 February 2019, 09:41
» Replies: 0
» Views: 12
AGEN333.NET - Agen Bola R...
Forum: Promosi
Last Post: agen333
Monday, 11 February 2019, 14:32
» Replies: 0
» Views: 10
AGEN333.NET - Agen Bola R...
Forum: Joke Forum
Last Post: agen333
Monday, 11 February 2019, 14:30
» Replies: 0
» Views: 12
12onlinegaming - Situs Ju...
Forum: Promosi
Last Post: linawijaya
Saturday, 02 February 2019, 09:58
» Replies: 4
» Views: 127
kursus kecantikan di jaka...
Forum: Promosi
Last Post: kevhill
Thursday, 10 January 2019, 11:01
» Replies: 3
» Views: 1,565
MediPlus Batam mencari do...
Forum: PPDS & Spesialis
Last Post: mediplusbatam
Saturday, 29 September 2018, 14:10
» Replies: 0
» Views: 170
Kualitas Dokter Umum di I...
Forum: Dokter Umum
Last Post: JamesWiguna
Wednesday, 15 August 2018, 14:46
» Replies: 1
» Views: 836

 
  Operasi dengan Sel Punca Dilakukan pada Anak
Posted by: Jangle - Monday, 29 March 2010, 22:40 - Forum: Bincang - No Replies


[Image: stem-cell-diagram.jpg]


[justify]LONDON - Dokter Inggris dan Italia melakukan terobosan dengan melakukan operasi pemulihan batang tenggorok atau trakea seorang anak lelaki usia 10 tahun menggunakan sel punca yang ditanam di dalam tubuhnya.

Operasi memasang donor trakea berlangsung sembilan jam, Senin (22/3) di Rumah Sakit Great Ormond Street, London. Di trakea ditanam sel punca yang diambil dari sumsum pasien itu. Bulan depan, sel punca itu diharapkan bertransformasi menjadi sel-sel trakea.

Anak laki-laki itu lahir dengan kondisi menderita long segment tracheal stenosis di mana lubang tenggorokannya amat kecil karena tak berkembang?diibaratkan dia bernapas melalui sedotan.

Dia mendapat berbagai penanganan medis, tetapi kondisinya terus memburuk hingga November lalu. Akhirnya, dia dirujuk ke perintis sel punca di Careggi University Hospital di Firenze, Italia, Professor Paolo Macchiarini.

Jika berhasil, ini menjadi pengobatan regeneratif yang revolusioner. Pada transplantasi tradisional sering terjadi penolakan organ oleh sistem imun pasien. ?Ini pertama kalinya seorang anak menerima pengobatan dengan sel punca. Sungguh tonggak sejarah,? ujar Profesor Martin Birchall, kepala pengobatan regeneratif translasional University College London.

Pengembangan sel di dalam tubuh baru dua kali dilakukan?anak itu adalah pasien kedua. Menurut ahli bedah jantung, Profesor Martin Elliott dari Great Ormond Street, ?Kondisinya baik dan bernapasnya nyaman.?[/justify]

Sumber :
Hidden Content:
You must reply to see links

Print this item

  Vaksin Anak Tercemar DNA Virus Babi
Posted by: Jangle - Monday, 29 March 2010, 22:36 - Forum: Bincang - No Replies

[Image: Glaxo_Rotarix_rotavirus.jpg]


[justify]LONDON -  Badan Pengawas Obat Amerika Serikat atau FDA, Senin (22/3/2010), merekomendasikan kepada para dokter untuk menghentikan sementara penggunaan vaksin rotarix kepada bayi karena adanya kontaminasi DNA virus dari babi.

Material yang mencemari vaksin tersebut adalah DNA dari porcine circovirus 1, sejenis virus dari babi yang belum dapat diketahui apakah menyebabkan penyakit pada manusia atau binatang.

Namun, FDA juga menekankan bahwa vaksin tersebut tidak menimbulkan ancaman bagi kesehatan. "Tidak ada bukti pada saat ini bahwa material ini menimbulkan risiko keselamatan," ungkap Komisioner FDA Dr Margaret Hamburg, seperti dikutip CNN.

Hamburg juga mengatakan, sekitar satu juta anak di AS dan  sekitar 30 juta anak di dunia telah memperoleh vaksin rotarix. Vaksin ini dibuat oleh produsen obat asal Inggris, GlaxoSmithKline, dan disetujui penggunaannya oleh FDA pada 2008.

Vaksin rotarix diberikan secara oral kepada bayi berusia enam pekan atau lebih untuk mengatasi infeksi rotavirus yang mengakibatkan diare dan muntah.
Vaksin untuk rotavirus lainnya, yakni RotaTeq, dibuat oleh Merck. Hamburg menyatakan, RotaTeq, yang disetujui pemakaiannya oleh FDA pada 2006, tidak terkontaminasi.

Hamburg menjelaskan, FDA menemukan kontaminasi setelah dilakukannya riset akademis menggunakan sejenis teknik untuk mendeteksi virus dalam beragam vaksin. Mereka menemukan pencemaran material itu dan melaporkannya kepada GlaxoSmithKline.

Pihak perusahaan Inggris itu sendiri telah membenarkan adanya kontaminasi pada produknya. Pencemaran tersebut ditemukan pada tahap awal pembuatan vaksin.

Dalam pernyataan tertulisnya, GlaxoSmithKline menekankan bahwa DNA virus babi itu tidak menimbulkan ancaman penyakit bagi manusia. Virus ini ditemukan pada produk daging dan sering kali dikonsumsi tanpa menimbulkan penyakit atau gangguan kesehatan.

"Tak ada isu kesehatan yang teridentifikasi oleh agen eksternal atau GSK. GSK peduli pada keamanan pasien dan memenuhi standar tertinggi  pembuatan vaksin dan obat-obatan. Kami sedang bekerja dan mendiskusikan temuan ini dengan pejabat dan agensi di seluruh dunia, " ungkap Chief Medical Officer GSK Thomas Breuer.[/justify]

Sumber :
Hidden Content:
You must reply to see links

Print this item

  Nanorobot Mampu Jelajahi Pembuluh Darah
Posted by: Jangle - Monday, 29 March 2010, 22:32 - Forum: Bincang - No Replies

[Image: YS-MCR-details-large.jpg]


[justify]Sejumlah ilmuwan AS telah mengembangkan robot berukuran partikel nano (nanometer > 10 pangkat -9 meter) yang mampu berselancar pada darah pasien hingga sampai ke tumor di mana robot tersebut bisa memberikan terapi yang dapat menghentikan aktivitas gen kanker. Penemuan ini dilaporkan dalam jurnal ilmiah Nature, Minggu (21/3).

Penemuan ini mengarah pada pendekatan baru yang disebut RNA (ribonucleic acid) interference atau RNAi. Zat kimia RNA ini berfungsi sebagai pembawa pesan yang penting fungsinya dalam proses pertumbuhan penyakit.

Puluhan perusahaan bioteknologi dan farmasi seperti Alnylam, Merck, Pfizer, Novartis, dan Roche sibuk mencari cara memanipulasi RNA untuk menahan gen-gen yang memproduksi protein penyebab penyakit turut berperan pada kanker, kebutaan, atau AIDS. Kesulitannya adalah bagaimana melakukan pengobatan pada target yang tepat di dalam tubuh.

Tim dari California Institute of Technology di Pasadena ini menggunakan teknologi nano untuk menciptakan robot superkecil yang dibalut protein transferrin mencari ujung saraf atau molekul sebagai pintu masuk pada berbagai tipe tumor. ?Ini merupakan studi yang pertama kali berhasil masuk ke sana dan menunjukkan mekanisme aksi mereka,? ujar Mark Davis, profesor teknik kimia yang memimpin tim itu.

Pendekatan Davis dan timnya adalah ketika partikel menemukan sel kanker dan memasukinya, mereka membelah diri, melepaskan RNA kecil yang mengintervensi yang mengeblok gen yang memproduksi protein penumbuh kanker yang disebut ribonucleotide reductase.
Dalam percobaan dengan penderita berbagai jenis tumor, tim itu memberikan empat kali dosis selama 21 hari dengan infus selama 30 menit. Contoh tumor dari tiga penderita melanoma menunjukkan bahwa partikel nano bisa masuk ke dalam sel-sel tumor dan mereka bisa melumpuhkan ribonucleotide reductase. Hasil penelitian akan digelar dalam pertemuan American Society of Clinical Oncology, Juni nanti. [/justify]

Sumber :
Hidden Content:
You must reply to see links

Print this item

  Operasi Payudara Tanpa Implan
Posted by: Jangle - Monday, 29 March 2010, 22:30 - Forum: Bincang - No Replies

[Image: boob.jpg]
[justify]LONDON - Perkembangan bedah plastik selangkah lebih maju menyusul dikembangkannya teknik baru tanpa menggunakan implan. Seorang pakar bedah kosmetik asal Inggris mengklaim telah berhasil mengembangkan operasi payudara tanpa harus menanam implan.

Dengan teknik baru ini, ahli bedah dapat menggunakan jaringan dari dalam payudara pasien dan menempatkannya sedemikian rupa untuk membuat organ kewanitaan ini menjadi tampak lebih berisi.

Adalah Professor Laurence Kirwan, konsultan bedah dari Inggris yang mengembangkan teknik baru ini. Pakar bedah yang membuka praktik di New York dan London itu berencana mendiskusikan masalah ini pada konferensi ahli kesehatan Amerika bulan depan.

Teknik yang dikembangkan Kirwan diklaim sebagai suatu terobosan karena para dokter bedah nantinya akan dapat melakukan operasi memperbesar payudara secara lebih alami tanpa menggunakan implan silikon. Teknik lainnya yang pernah dikembangkan adalah memindahkan jaringan lemak dari bagian tubuh lainnya, atau menggunakan teknologi sel punca untuk merangsang pertumbuhan jaringan baru.

?Apa yang saya lakukan adalah memindahkan beberapa dari aset payudara untuk menghasilkan efek terbaik. Yang kami lakukan adalah memindahkan suatu jaringan sehingga yang terdapat di bawah kulit terlihat lebih tebal dengan cara menekan payudara keluar dan mengisinya," papar Prof Kirwan.

?Bagi kebanyakan perempuan, ini akan menjadi operasi pembesaran payudara  paling penting yang akan membuatnya menjadi permanen dibanding penggunaan implan yang membutuhkan operasi penggantian setelah 10 tahun,? tambahnya.

Kirwan bilang, metode baru ini telah diterapkan pada 50 pasien di Inggris dengan hasil memuaskan. Teknik bedah ini membutuhkan waktu antara 3 hingga 3,5 jam dengan biaya antara 8.000 hingga 12.000 poundsterling (sekitar Rp 160 juta), tergantung lama operasi dan layanan rumah sakit.[/justify]

Sumber :
Hidden Content:
You must reply to see links

Print this item

  Resep Obat Generik Jadi Wajib
Posted by: Jangle - Monday, 29 March 2010, 22:27 - Forum: Bincang - No Replies

[justify]JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan telah mengeluarkan Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) yang bertujuan untuk merevitalisasi kewajiban peresepan obat generik di sarana pelayanan pemerintah.

Siaran pers dari Pusat Komunikasi Publik Kementerian Kesehatan Kamis (18/3/2010), menyebutkan, revitalisasi kewajiban peresepan obat generik tersebut adalah dengan diterbitkannya Peraturan Menteri Kesehatan No. HK.02.02/MENKES/068/I/2010 tentang Kewajiban Menggunakan Obat Generik di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Pemerintah.

Melalui peraturan Menkes tersebut, dokter di Puskesmas dan RS pemerintah wajib meresepkan obat generik baik untuk diambil di sarana pelayanan kesehatan maupun untuk diambil di luar.

Selain itu, apoteker juga diberikan kewenangan untuk mengganti obat merek dagang/obat paten dengan obat generik yang sama komponen aktifnya, dengan persetujuan dokter dan/atau pasien.

Pelaksanaan peraturan tersebut dipantau secara berjenjang dan diatur dengan Keputusan Menteri Kesehatan No. HK.03.01/MENKES/159/I/2010 tentang Pedoman Pembinaan dan Pengawasan Penggunaan Obat Generik di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Pemerintah.

Sebagai bagian dari pembinaan, maka pelanggaran terhadap kewajiban peresepan dapat dikenakan sanksi administratif sesuai ketentuan yang berlaku.

Rilis tersebut mengemukakan, komponen biaya terbesar dalam pelayanan kesehatan adalah obat yang dapat mencapai hingga 70 persen dari total biaya.  Oleh karena itu, intervensi penggunaan obat merupakan upaya yang strategis dalam pengendalian pembiayaan pelayanan kesehatan.[/justify]

Sumber :

Hidden Content:
You must reply to see links

Print this item

  Tes Baru Deteksi Gen Autis
Posted by: Jangle - Monday, 29 March 2010, 22:25 - Forum: Bincang - No Replies

[justify]JAKARTA - Tipe terbaru tes genetik untuk mendeteksi abnormalitas gen pada anak yang mengarah pada autisme dinilai lebih akurat dibandingkan standar tes yang selama ini ada. Demikian kesimpulan studi terkini.

Dalam penelitian tersebut, para ahli memberikan tiga pilihan jenis tes pada 933 orang berusia 13-22 tahun yang pernah didiagnosis autis. Tiga jenis tes itu, yakni G-banded karyotype tes, chromosomal microarray analysis (CMA), dan fragile X testing. Ketiga tes tersebut merupakan jenis tes yang sudah banyak dipakai.

Karyotype test mengenali lanturan (aberasi) kromosom yang terkait dengan autis sebanyak 2 persen, sementara fragile X mutasi genetik ditemukan pada 0,5 persen pasien. Sedangkan CMA berhasil mendeteksi kelainan kromosom lebih dari 7 persen pada pasien. Perbedaan hasil yang signifikan ini dinilai memiliki tingkat keakuratan yang lebih besar. Oleh sebab itu, para ahli menyarankan agar CMA menjadi tes pertama untuk mengetahui sindrom autisme pada anak.

Tujuan dari dilakukannya tes genetik pada anak yang autis adalah membantu orangtua menentukan apakah jika nanti hamil lagi mereka akan memiliki anak yang juga autis atau tidak.

Apabila hasil tes menemukan kromosom yang tidak normal pada anak, orangtua juga perlu melakukan tes. Jika ditemukan gen yang abnormal, bisa disimpulkan orangtua tersebut berisiko tinggi memiliki anak autis lagi. Namun, jika ternyata gennya normal, ada kemungkinan terjadi duplikasi sehingga risiko memiliki anak autis lebih rendah.

"Pada sebagian besar kasus, kami meyakini paling tidak ada kecenderungan genetik pada terjadinya autis, tetapi kemampuan tes yang ada untuk mengidentifikasi gen yang spesifik itu sulit karena teknologinya belum ada. Selain itu, secara umum para ahli memang belum bisa menentukan secara pasti mekanisme genetik yang memicu autis," kata Dr Robert Marion, ahli genetik anak dari Montefiore Medical Center, New York, Amerika Serikat.

Saat ini standar praktis untuk menguji apakah seorang anak menderita autis adalah dua jenis tes genetik, yakni karyotype dan fragile X testing, yang sudah dikenal sejak 1960-an.

Seperti halnya karyotyping, CMA juga melihat kromosom yang tidak normal, tetapi 100 kali lebih akurat. CMA bisa mengenali submikroskopik duplikasi DNA yang disebut varian ulang nomor yang dikaitkan dengan autisme.

Kromosom bisa diibaratkan sebuah perpustakaan dan tiap buku adalah gennya. "Apa yang kita cari adalah buku yang sampulnya sudah hilang yang menggambarkan hilangnya fragmen kromosom atau ekstra fragmen kromoson yang mengandung gen autis," kata Dr David Miller, ahli genetik.

Meski begitu, masih banyak hal yang belum bisa diungkap oleh para pakar genetik. Sebanyak 10-15 persen kasus autisme tidak berasal dari kelainan genetik. Semuanya masih misterius.[/justify]

Sumber :

Hidden Content:
You must reply to see links

Print this item

  Metode Baru Perbaikan Katup Jantung
Posted by: Jangle - Monday, 29 March 2010, 22:21 - Forum: Bincang - Replies (1)

[Image: 1726543p.jpg]

[justify]JAKARTA - Menyempitnya salah satu katup jantung (stenosis) akan membatasi aliran darah, dan ini bisa menimbulkan komplikasi seperti gagal jantung. Masalah semacam ini bisa diatasi dengan bedah jantung.

Riset teranyar menunjukkan, klip sangat kecil yang diimplan pada arteri jauh lebih aman dan sama efektifnya dengan operasi jantung. Alat klip buatan Abbott Laboratories tersebut saat ini baru dipasarkan di Eropa. Aktris Elizabeth Taylor (77) diberitakan telah melakukan implan ini.

Lebih dari 8 juta penduduk di Amerika dan Eropa diperkirakan menderita penyempitan pada katup mitral (salah satu dari empat katup jantung). Sesak napas, terutama ketika olahraga ringan dan di malam hari, merupakan gejala umum pada gangguan katup mitral. Pada penyakit katup yang berat dapat melemahkan jantung.

Penelitian pada 184 pasien menunjukkan, orang yang melakukan operasi bedah jantung enam kali lebih sering terkena komplikasi dibanding yang melakukan implantasi klip. Di Eropa dilaporkan, sejak diperkenalkannya alat ini, angka pasien yang mendapat operasi bedah jantung jauh berkurang.

Kendati demikian, sejumlah dokter menyatakan kurang yakin bila alat klip ini menyamai efektivitas operasi. "Sebaiknya ditunggu setahun lagi untuk memastikan keamanan alat ini," kata Dr.James McClurken, ahli bedah dari Temple University, Philadelphia, AS.

Pembedahan katup dilakukan untuk memperbaiki katup. Dokter akan menghubungkan kembali lembaran katup pada tendon yang mengaitkan katup pada otot jantung, atau dengan menggunting kelebihan jaringan sehingga lembaran itu bisa menutup rapat.

Sebenarnya obat-obatan bisa diberikan untuk merawat katup jantung yang rusak. Namun tidak bisa mencegah kerusakannya menjadi lebih buruk. Oleh sebab itu diperlukan tindakan pembedahan.

Pada proses pemasangan klip, dokter akan memasukkan tabung kecil ke dalam salah satu pembuluh darah, biasanya di daerah pangkal paha, dan diarahkan ke jantung. Alat yang terbuat dari metal ini berfungsi untuk menjepit dua katup sehingga menutup rapat.  [/justify]

Sumber :
Hidden Content:
You must reply to see links

Print this item

  Overdiagnosis daripada Kecolongan
Posted by: Jangle - Monday, 29 March 2010, 22:19 - Forum: Bincang - No Replies

[justify]Kompas - Kerap terjadi, pasien datang ke dokter semasa gejala penyakitnya masih belum muncul lengkap (full blown). Umumnya setelah diberi obat, keluhan mereda. Mereka jadi merasa tidak sabar, lalu pindah ke dokter lain.

Tentu saja dengan berjalannya waktu, penyakit sudah lebih berkembang. Dokter yang kemudian memeriksa bisa menemukan dan melihat gambaran penyakit lebih lengkap. Bisa jadi dokter yang memeriksa kemudian lebih besar kemungkinan tepat mendiagnosisnya. Yang tampak bukan hanya daun sebuah pohon, melainkan sudah kelihatan ranting, dahan, bahkan mungkin terlihat buahnya.

Kalau seperti itu yang terjadi, apa berarti dokter yang pertama memeriksa lebih "bodoh" dari dokter yang memeriksa belakangan? Tentu saja tidak. Siapa pun  dokternya, kalau gejala dan tanda penyakit belum bulat utuh, penyakit belum bisa tepat  didiagnosis.

Karena saking seringnya dokter kecolongan mendiagnosis, khususnya DBD dan tifus, dokter cenderung melakukan diagnosis (working diagnosis) berlebihan (overdiagnosis). Artinya, mendiagnosis penyakit yang belum tentu benar bakal terjadi. Daripada kecolongan, mending berlebihan diagnosisnya.

Padahal, kalau overdiagnosis yang terjadi, yang dirugikan pihak pasien. Mungkin pasien diberi obat yang sebetulnya tidak diperlukan. Bukan saja kerugian ekonomi, melainkan juga tubuh harus memikul efek samping obat yang sebetulnya tidak perlu ada.

Sekali lagi, dengan memahami kondisi yang dokter hadapi dalam hal mendiagnosis hendaknya membuat masyarakat lebih bijak dalam menyikapi diagnosis  dokter. Bahwa tidak selalu mudah untuk setiap kondisi, setiap pasien datang, diagnosis  ditegakkan.

Dalam praktik, tidak mungkin dokter hanya mau menerima pasien yang gejala dan tanda penyakitnya sudah lengkap bulat utuh saja. Pasien bebas datang ke dokter kapan saja, tanpa boleh diseleksi hanya yang penyakitnya sudah berkembang parah saja.

Kebanyakan pasien berkecukupan sudah datang ke dokter ketika gejala dan tanda penyakitnya masih amat minimal. Dokter sering menghadapi kesulitan terhadap pasien kelompok ini.

Sebaliknya, pasien tak mampu justru baru datang ketika penyakitnya sudah parah, kala gejala dan tanda penyakitnya sudah lengkap "pohon", bukan baru daun atau rantingnya belaka.[/justify]

Sumber :

Hidden Content:
You must reply to see links

Print this item

  Virus AIDS Bersembunyi di Sumsum Tulang
Posted by: Jangle - Monday, 29 March 2010, 22:14 - Forum: Bincang - No Replies

[Image: 171606p.jpg]

[justify]JAKARTA - Virus penyebab AIDS ternyata bisa bersembunyi di dalam sumsum tulang sehingga tidak bisa dicapai obat-obatan yang masuk ke tubuh.

Akibatnya, virus AIDS sewaktu-waktu akan bisa muncul kembali. Tim peneliti yang dipimpin Dr Kathleen Collins dari University of Michigan melaporkan hasil penelitian ini di jurnal Nature Medicine edisi pekan ini.

Hasil penelitian itu juga menyebutkan, virus HIV juga bisa masuk ke sel-sel sumsum tulang yang pada akhirnya nanti dikhawatirkan akan masuk ke sel-sel darah. Ketika masuk ke sel-sel sumsum tulang, virus itu menjadi tidak aktif.

Akan tetapi, begitu masuk ke sel-sel darah, virus itu bisa aktif kembali dan justru bisa membunuh sel-sel darah yang baru dan berpindah merusak sel-sel yang lain. ?Selama ini obat bisa mengurangi jumlah kematian akibat AIDS, tetapi pasien harus pakai obat sepanjang hidupnya. Jika terapi obat dihentikan, virus bisa kembali muncul. Masih banyak tempat persembunyian yang harus diteliti,? kata Collins.

Pada penelitian-penelitian sebelumnya ditemukan virus HIV terbukti kerap bersembunyi di sel-sel darah yang disebut macrophages. Jika sumber-sumber infeksi bisa diketahui lebih rinci, pasien AIDS bisa segera menghentikan konsumsi obatnya setelah infeksinya terobati[/justify]

Sumber :
Hidden Content:
You must reply to see links

Print this item

  Dokter Asing Ilegal
Posted by: Jangle - Monday, 29 March 2010, 22:11 - Forum: Bincang - No Replies

[justify]Jakarta - Dokter-dokter asing yang membuka praktik di Indonesia serta secara langsung menerima pasien tanpa proses rujukan merupakan dokter asing ilegal. Keberadaan dokter asing yang resmi ada di Indonesia saat ini hanya bekerja dalam rangka transfer pengetahuan.

Keberadaan dokter asing yang mulai marak berpraktik secara diam-diam ataupun terang-terangan itu diminta segera ditertibkan. Dalam kebijakan mengizinkan dokter asing masuk ke Indonesia harus dengan persyaratan ketat yang dasarnya semata-mata untuk melindungi masyarakat Indonesia.

Demikian persoalan yang mengemuka dalam sarasehan bertajuk ?Keberadaan Dokter Asing di Indonesia? yang digelar Pengurus Besar Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PB PAPDI) di Jakarta, Jumat (5/3). Acara tersebut menampilkan narasumber dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Konsil Kedokteran Indonesia (KKI), dan Kementerian Kesehatan.

Menaldi Rasmin, Ketua KKI, menegaskan, KKI belum pernah memberikan surat tanda registrasi (STR) bagi dokter serta dokter gigi warga negara asing dalam rangka izin praktik kedokteran. Izin yang diberikan kepada dokter asing hanya untuk yang akan memberikan alih teknologi bekerja sama dengan institusi pendidikan dan atau pelayanan di Indonesia.

Sundoyo dari Biro Hukum Kementerian Kesehatan mengatakan, dokter asing diperbolehkan hanya di Rumah Sakit Kelas A dan B. Meskipun demikian, hingga saat ini belum ada dokter asing yang mendapatkan izin praktik.

Dari pendataan rencana penggunaan tenaga kesehatan asing tahun 2009, ada 41 tenaga kesehatan asing yang namanya sudah diajukan. Meskipun demikian, belum ada yang disetujui. ?Karena itu, yang sudah berpraktik pasti ilegal,? ujarnya.

Patuhi aturan

Menurut Menaldi, dalam era pasar bebas, Indonesia memang tidak bisa menutup diri dari serbuan dokter asing. ?Tetapi, mereka tetap harus mematuhi aturan, terutama bagi pihak yang mengundang dokter asing itu. Mereka harus paham betul aturannya,? ujar Menaldi.

Indonesia, kata Menaldi, harus menempatkan kesetaraan dokter dalam negeri dengan dokter asing. Sebab, secara pengetahuan dan keterampilan, dokter Indonesia tidak kalah. Persoalannya, fasilitas layanan kesehatan yang belum lengkap dan memadai.

Sementara itu, KKI akan memperketat permintaan surat tanda registrasi sementara bagi dokter asing yang akan melakukan alih teknologi. Langkah itu dilakukan untuk melindungi masyarakat serta menjaga wibawa profesi kedokteran Indonesia.

Slamet Budiarto, Sekretaris Jenderal Pengurus Besar IDI, mengatakan, menghadapi serbuan dokter dan pemodal asing, Indonesia perlu membangun sistem proteksi. Sistem pelayanan kesehatan, termasuk juga pembiayaan, perlu dibenahi dan diperkuat.

?Kenyataan sekarang, sistem kesehatan amburadul. Berlaku hukum rimba, yang kuat memakan yang lemah. Itu membuat layanan kesehatan tidak optimal,? kata Slamet.

Dengan mengembangkan sistem rujukan, kata Slamet, bisa membuat kebutuhan pada dokter asing semakin sedikit. Pasalnya, rumah sakit bisa merujuk pasien pada dokter ahli lain yang ada di tempat lain.

Ari Fahrial Syam, Ketua Bidang Advokasi PB PAPDI, mengatakan, era pasar bebas membuat modal asing bisa membangun rumah sakit yang juga menyertakan dokter asing. Keberadaan dokter asing tetap harus memenuhi pelayanan kesehatan yang standar dan kompeten. Organisasi profesi, seperti PAPDI, juga harus dimintakan rekomendasinya jika ada dokter asing yang ingin praktik.[/justify]

Sumber :

Hidden Content:
You must reply to see links

Print this item